Penulis: Vivian

Editor: Monica Evangelista

Hai, sobat MICROBES! Kalian pasti sudah pernah mengkonsumsi keju sebelumnya. Mulai dari keju cheddar, parmesan, mozzarella, dan masih banyak lagi! Tetapi, apakah kalian tahu bahwa ada sejenis keju dari Jerman yang diproses menggunakan tungau? Yuk, kita simak lebih lanjut!

Keju tungau khas Jerman ini memiliki nama Milbenkäse. Keju tersebut merupakan produk lokal Wurchwitz, Jerman yang telah dibuat sejak Abad Pertengahan. Keunikan keju ini adalah proses pembuatannya yang melibatkan tungau. Pertama-tama, disiapkan quark, yakni sejenis keju lembut yang dihasilkan dari pengentalan susu, yang kemudian dicampurkan dengan jintan dan garam. Kemudian, keju tersebut dibiarkan untuk mengering dan ditambahkan tepung gandum. Keju itu lalu dimasukkan ke dalam kotak kayu bersamaan dengan tungau dan dibiarkan selama kurang lebih tiga bulan.

Tungau yang digunakan untuk fermentasi keju ini tidak bisa asal-asalan ya, teman-teman karena yang dipakai dalam proses pematangan keju ini adalah Tyrophagus casei. Tungau tersebut memiliki enzim spesifik di dalam sistem pencernaannya yang dapat memfermentasi keju. Selain itu, tujuan ditambahkan tepung gandum itu adalah untuk mencegah tungau tersebut untuk menghabiskan keju.

Setelah satu bulan, kulit keju akan berubah warna menjadi kuning. Jika dibiarkan selama tiga bulan, kulit keju tersebut akan berubah warna menjadi coklat kemerahan. Namun, ada beberapa produsen keju Milbenkäse yang membiarkan fermentasi untuk berjalan selama satu tahun sehingga kulit keju menjadi warna hitam.

Menurut orang-orang yang telah mencobanya, rasa kejunya pahit dengan aftertaste yang khas. Bahkan, terkadang masih ada sisa-sisa tungau yang masih terdapat pada keju tersebut. Mencoba keju ini tentu membutuhkan tingkat keberanian yang besar ya, teman-teman! Jadi, bagaimana sobat MICROBES? Apakah kalian berani mencoba keju Milbenkäse ini?

Sumber

https://www.tasteatlas.com/milbenkase