Penulis: Monica Evangelista

Editor: Jesslyn Regina Alviana

Halo, Sobat MICROBES! Pada minggu ini, MIMI akan membahas mengenai hewan bawah laut yang juga seringkali dijadikan makanan, yaitu teripang! Kalian sudah tahu belum kalau teripang kerap kali disangka sebagai tumbuhan karena fisiknya? Yuk kita bahas lebih dalam!

Teripang merupakan hewan laut yang tinggal di dasar laut dan memiliki tentakel di sekitar mulut sebagai sarana mereka untuk mencari makanan mereka, yaitu alga dan plankton. Selain tentakel, seluruh tubuhnya juga akan terasa kasar ketika diraba karena adanya lempengan zat kapur dengan duri-duri kecil di seluruh tubuh mereka.

Nah, bagian unik dari teripang adalah mekanisme pertahanan dirinya. Jika merasa terancam, teripang akan menembakkan organ dalam mereka sendiri ke arah lawan dan pergi ketika lawan masih terjerat dalam organ dalamnya. “Amunisi” unik ini baru dapat digunakan kembali setelah enam minggu.

Selain cara pertahanan dirinya, ternyata panjang tubuhnya pun unik lho! Tubuh teripang biasanya memiliki organ tubuh sebanyak lima atau kelipatannya. Teripang memiliki sistem saluran air ambulakral, dimana sistem ini digunakan untuk banyak fungsi, termasuk bergerak ataupun bernafas.

Dari sisi lingkungan, cara makan teripang ini sangat membantu untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan dangkal. Melalui cara makannya, jumlah sisa bahan organik seperti bakteri dan mikroalga tidak akan menumpuk di dalam sedimen. Ketika teripang makan, maka sedimen juga akan ikut keluar dari tubuh mereka dalam kondisi yang lebih gembur bersama feses mereka. Kondisi sedimen yang gembur itulah yang akan sangat membantu terbentuknya ekosistem perairan dangkal.

Teripang ini juga banyak sekali digunakan sebagai sumber vitamin dan dijual di pasaran. Hal itu mungkin disebabkan karena jumlah teripang yang sangat banyak, sedangkan predator mereka sedikit. Mengenai khasiat teripang, hewan ini diketahui memiliki kandungan serat kolagen yang tinggi, sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka. Bahkan teripang juga dapat diolah sebagai obat tradisional untuk memperbaiki kerusakan ginjal, organ reproduksi, dan saluran pencernaan. Masyarakat Cina diketahui lebih banyak mengkonsumsi teripang untuk khasiatnya dibanding cita rasa hidangan lautnya, sehingga teripang dijuluki sebagai “ginseng keras dari laut”. Jadi bagaimana, Sobat MICROBES? Tertarik untuk mengonsumsi hewan bawah laut ini?

Sumber:

https://kkp.go.id/djprl/bpsplpadang/page/319-teripang

https://www.idntimes.com/science/discovery/eka-amira/hewan-laut-yang-sering-dikira-tumbuhan-c1c2