Penulis: Brigitta Olivia Selenia

Editor: Monica Evangelista

Halo, Sobat MICROBES! Kembali lagi dengan MIMI yang akan membahas topik yang tidak kalah menarik, yakni mengenai obat-obatan. Sebelumnya, apakah Sobat MICROBES pernah mendengar istilah personalized medicine? Bagi Sobat MICROBES yang belum tahu, baik precision medicine maupun personalized medicine merupakan istilah yang digunakan untuk obat yang memiliki klasifikasi untuk golongan individu tertentu.

Berbeda dengan obat konvensional yang menggunakan pendekatan “satu jenis untuk semua”, precision medicine mengacu pada pendekatan terapi atau dosis berdasarkan faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup pasien. Obat ini didesain dengan memperhatikan bagaimana perkembangan serta respon penyakit terhadap pengobatan. Diharapkan pembuatan obat dengan pendekatan ini mampu mengatasi keterbatasan obat konvensional yang sering kali kurang tepat antar tiap individu.

Penggunaan precision medicine juga memberikan beberapa keunggulan bagi tenaga medis. Pendekatan ini mampu menekankan pencegahan penyakit, mengurangi tindakan kuratif, memprediksi penerimaan obat, meningkatkan deteksi penyakit, serta meresepkan obat yang lebih efektif. Selain itu juga, pendekatan ini mampu mengurangi prediksi efek samping konsumsi obat, mengurangi biaya uji klinis dalam desain pembuatan obat.

Precision medicine bukanlah hal yang baru. Majunya pengetahuan mengenai genetik dan genomik manusia mendukung perkembangan desain obat yang lebih presisi untuk menghasilkan terapi yang semakin manjur. Melalui KOMPAS.com (4/6/2013), David, H. Muljono, MD, FINASIM, PhD, peneliti senior Eijkman Institute, mendorong precision medicine untuk segera diterapkan di Indonesia mengingat keberagaman etnis yang besar.

Nah, bagaimana, Sobat MICROBES? Apakah kalian menjadi semakin paham mengenai precision medicine?

Sumber:

https://medlineplus.gov/genetics/understanding/precisionmedicine/precisionvspersonalized/

https://www.jax.org/personalized-medicine/precision-medicine-and-you/what-is-precision-medicine#

https://lifestyle.kompas.com/read/2013/06/04/14222524/personalized-medicine-model-pengobatan-masa-depan