Penulis: Monica Evangelista

Editor: Natasya Geovani Andika

Halo, Sobat MICROBES! Topik pembahasan kali ini adalah tentang semut dengan warna tubuh bagaikan panda. Mengingat panda merupakan salah satu beruang yang tergolong menggemaskan, apa ini artinya semut panda juga menggemaskan? Jangan salah, lho! Ternyata semut ini berbahaya! Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Di balik warnanya yang menarik perhatian, semut panda sebenarnya memiliki sengatan yang kuat hingga dapat melumpuhkan seekor sapi hanya dengan 6-10 kali sengatan. Semut ini memiliki nama ilmiah Euspinolia militaris dan biasa ditemukan di daerah Amerika Selatan. Sebenarnya, hewan ini bukan merupakan golongan semut, namun termasuk golongan tawon. Lho, tapi, kok, dijuluki semut?

Hal tersebut dikarenakan hewan ini merupakan tawon tak bersayap atau tak mampu terbang, sehingga mirip dengan semut dengan bulu-bulu di sekujur tubuhnya. Karena masih termasuk golongan tawon, semut ini pun hidup dengan menghisap nektar dan serbuk bunga. Semut panda hidup tanpa ratu dan semut pekerja seperti semut pada umumnya. Semut betina akan mencari makan pada siang hari atau diurnal, pejantan baru melek saat malam tiba alias nokturnal. Saat khawatir, mereka akan membuat kicauan yang keluar dari posterior tubuh mereka.

Sekali bertelur, semut ini mampu menghasilkan telur hingga 2.000 buah, namun kebanyakan dari telur-telur tersebut dimangsa oleh predator, sehingga semut panda kini berada di ambang kepunahan. Corak tubuh mereka yang menarik itu bagaikan peringatan bagi para predator akan sengatan mereka yang berbahaya. Namun, sengatan ini hanya dimiliki oleh semut panda wanita karena alat sengatnya berfungsi juga sebagai organ bertelur mereka. Di samping itu, semut panda laki-laki memiliki sayap kecil sehingga rupanya lebih menyerupai tawon. Bagaimana, Sobat MICROBES? Unik sekaligus menyeramkan, ya hewan ini?

Sumber:

https://www.nationalgeographic.com/animals/article/animals-that-steal-each-others-looks?cmpid=int_org=ngp::int_mc=website::int_src=ngp::int_cmp=amp::int_add=amp_readtherest

https://travel.detik.com/international-destination/d-5254410/ini-tawon-tapi-namanya-semut-panda-bisa-membunuh-sapi