Penulis: Brigitta Olivia Selenia

Editor: Monica Evangelista

Halo, Sobat MICROBES! Kembali lagi dengan Mimi yang akan membahas mengenai tanaman eksotis khas Indonesia. Sobat MICROBES pasti pernah melihat atau menanam tanaman anggrek di rumah, namun bagaimana dengan anggrek hitam yang satu ini?

Anggrek hitam (Coelogyne pandurata) merupakan tanaman eksotis khas Kalimantan dan hanya dapat ditemukan di daerah tertentu. Anggrek hitam tumbuh bergerombol dengan bagian pangkal umbi menyerupai telur disertai dua helai daun yang tumbuh ke atas. Setiap tangkai anggrek hitam terdapat 5-10 kuntum bunga. Walaupun dinamakan anggrek hitam, warna bunga anggrek hitam didominasi warna hijau kekuningan pada bagian mahkota dengan aksen garis dan bintik hitam pada bagian dalam bibir bunga.

Tanaman anggrek dikatakan eksotis karena lingkungan hidupnya yang terbatas memerlukan kondisi lingkungan yang panas dan lembab untuk tumbuh. Selain itu, regenerasi tanaman anggrek sangat bergantung pada burung maupun lebah yang spesifik untuk membantu penyerbukan menyebabkan anggrek menjadi langka. Sobat MICROBES dapat menjumpai tanaman ini pada Cagar Alam Padang Luway, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Bunganya yang indah dapat dilihat pada musim anggrek yang terjadi pada bulan Oktober-Desember.

Budidaya tanaman anggrek hitam memiliki tantangannya tersendiri. Sebagai pengganti tanaman inang, anggrek hitam dapat ditumbuhkan pada media tanam seperti sabut kelapa, pakis, maupun serbuk gergaji. Anggrek hitam memerlukan kelembaban yang lebih tinggi dari tanaman lainnya sehingga para pecinta tanaman biasa menggunakan bantuan humidifier. Bagaimana Sobat MICROBES, apakah kalian tertarik untuk merawat tanaman ini?

Sumber:

http://awsassets.wwf.or.id/downloads/anggrek_hitam.pdf

https://www.rumah.com/panduan-properti/anggrek-hitam-36912