Penulis: Javier Stuart

Editor: Natasya Geovani Andika

Halo, Sobat MICROBES! Kali ini Mimi kembali lagi dengan fakta mengenai salah satu khasiat dari bahan dapur kita sendiri, yaitu Jahe.

Jahe merupakan sebuah tanaman yang sudah dikenal sebagai rempah dan tanaman obat. Jahe terkenal dengan rasa pedasnya yang dominan dimana rasa pedas ini disebabkan oleh senyawa zingeron. Selain zingeron, jahe juga mengandung senyawa-senyawa lainnya seperti gingerol, zingiberena, dan shogaols. Selain itu, jahe juga kaya akan mineral-mineral seperti natrium, fosfor, zat besi, magnesium, dan potassium. Jahe sendiri berbentuk rimpang yang mengembang di bagian tengah.

Jahe juga dibuktikan memiliki beberapa kemampuan seperti sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antitumor. Beberapa penelitian juga sudah membuktikan bahwa senyawa yang terkandung dalam jahe ini mampu menggantikan beberapa obat-obatan kimia seperti aspirin. Senyawa-senyawa pada jahe juga sudah terbukti tidak menimbulkan efek samping apabila dikonsumsi.

Selain dipercaya dapat menggantikan beberapa jenis obat, jahe juga sudah digunakan dalam obat tradisional Tiongkok. Masyarakat Tiongkok mengonsumsi jahe agar bisa menghangatkan tubuh dan menyembuhkan tubuh setelah kehilangan banyak darah. Jahe juga disebut sebagai obat Yang, karena kemampuannya untuk menurunkan Yin dalam tubuh kita.

Wah, khasiat-khasiatnya jahe keren banget, ya, Sobat MICROBES! Jadi, kalau kalian sakit jangan langsung minum obat kimia ya, intip dulu dapur, siapa tau ada jahe!

Referensi:

Harawati CHT. 2009. Khasiat jahe bagi kesehatan tubuh manusia. J Inovasi Pertanian. 8(1):54–61.

Shahrajabian MH, Sun W, Cheng Q. 2019. Clinical aspects and health benefits of ginger (Zingiber officinale) in both traditional Chinese medicine and modern industry. J Acta Agriculturae Scandinavica, Section B — Soil & Plant Science. 69(6):546–556.