Human Perfume

Penulis: Natasya Geovani Andika

Editor: Lucia Idelia

Hai, Sobat MICROBES! Beberapa dari kalian pasti sering menggunakan parfum, bukan? Nah, parfum yang kita gunakan umumnya memiliki aroma bunga, vanilla, atau tanaman lainnya. Aroma tersebut berasal dari tanaman-tanaman yang diekstrak dan disimpan dalam sebuah botol untuk digunakan sehari-hari. Pernahkah kalian membayangkan bahwa aroma yang tersimpan dalam botol parfum tersebut adalah aroma tubuh seseorang? Aroma tubuh manusia yang disimpan dalam sebuah botol parfum ini sering disebut sebagai human perfume. Penasaran? Yuk, kita simak bersama.

Seorang seniman lulusan MIT Media Lab bernama Ani Liu, berhasil menyimpan aroma kedua orangtuanya ke dalam sebuah botol. Ia mewujudkan hal tersebut dengan cara menggabungkan pengetahuannya dalam bidang seni, sains, dan teknologi. Dalam proses pembuatan human perfume ini, digunakan alat-alat arsitektur, augmented reality, dan biologi sintesis. Pembuatan human perfume ini dilakukan dengan cara mengekstrak zat volatile (zat yang mudah menguap) dari pakaian yang sudah dikenakan oleh orang yang bersangkutan (subjek penelitian) dan melarutkannya. Proses ini memerlukan banyak eksperimen seperti mencoba berbagai larutan, menentukan konsentrasi, dan pengaturan saat penyulingan. Tujuan dibuatnya human perfume ini adalah untuk mengabadikan dan mengingat kenangan-kenangan bersama orang yang dicintai. Hal ini dikarenakan aroma terhubung dengan memori, sehingga dengan mencium aroma orang tersebut, kita seakan-akan kembali ke masa lalu dan teringat kenangan-kenangan bersama orang itu.

Bagaimana, Sobat MICROBES? Apakah kalian tertarik untuk mencoba membuat human perfume?

Sumber:

https://nationalgeographic.grid.id/