Halal Test Kit

Penulis: Natasya Geovani Andika

Editor: Lucia Idelia Ulina Tindaon

Hai sobat MICROBES! Seperti yang kita ketahui, mayoritas masyarakat Indonesia memeluk agama Islam. Oleh sebab itu, kehalalan produk makanan, terutama daging, harus terjamin. Namun sekarang banyak pedagang nakal yang menjual daging babi yang menyerupai daging sapi sehingga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat karena sulit untuk mengidentifikasi daging babi yang sekilas menyerupai daging sapi. Oleh sebab itu, digunakanlah Halal Test Kit untuk memecahkan masalah ini. Apa sih Halal Test Kit itu? Yuk, kita simak bersama!

Halal Test Kit merupakan Dipstick Screening Test yang digunakan untuk mendeteksi adanya kandungan daging babi dalam sampel makanan secara cepat. Test kit ini berbentuk strip dan digunakan untuk uji kualitatif.  Keuntungan dari penggunaan Halal Test Kit yaitu akurat (tingkat akurasi 98-99%), mudah digunakan, mudah dibawa, hasilnya mudah dilihat (hasil positif ditandai dengan munculnya 2 garis merah yang menandakan makanan tersebut mengandung daging babi), cepat (hanya butuh waktu ±15 menit untuk mengetahui hasilnya), dan sudah divalidasi oleh ISO 17025. 

Prinsip dari Halal Test Kit adalah mendeteksi adanya kandungan daging babi menggunakan metode immunochromatographic (lateral flow) dimana antigen dari sampel terikat oleh antibodi yang spesifik melekat pada warna partikel mikro yang kemudian mengalir ke garis tes dan bercampur dengan antibodi babi sehingga membentuk garis berwarna merah yang menunjukkan hasil positif. Test kit ini telah diuji coba pada berbagai jenis daging seperti sapi, domba, ayam, kalkun, rusa, dan kelinci serta pada darah manusia dimana hasilnya adalah negatif. Umumnya sampel yang digunakan dalam tes ini adalah daging mentah, gelatin, produk olahan daging, daging masak, minyak, alat masak, dan surface swab.    

Bagaimana sobat MICROBES? Tertarik untuk melakukan uji dengan menggunakan Halal Test Kit ini?  

 

Sumber:

https://www.cnnindonesia.com/