Hujan Meteor Lyrid

PenulisĀ : Natasya Geovani Andika

Editor: Lucia Idelia Ulina Tindaon

Hai sobat MICROBES! Tahukah kalian bahwa beberapa hari yang lalu, tepatnya pada tanggal 22 April 2020 hingga 23 April 2020, terjadi fenomena alam yang menakjubkan? Ya, fenomena tersebut adalah hujan meteor lyrid. Sebenarnya, apa itu hujan meteor lyrid?

Lyrid merupakan meteor yang terbuat dari partikel debu, yang ditinggalkan oleh komet Thatcher dan bisa menghasilkan 20 meteor per jam pada saat puncak. Meteor ini diberi nama lyrid karena berasal dari konstelasi Lyra. Lyrid dapat menghasilkan jejak debu cerah yang dapat bertahan dalam waktu yang singkat. Waktu yang tepat untuk melihat hujan meteor ini adalah saat tengah malam hingga fajar dimana kondisi langit sedang gelap. Meteor ini terlihat berasal dari titik perbatasan antara rasi bintang Hercules dan Lyra yang berlokasi hampir tepat di atas kepala pada saat beberapa jam sebelum fajar. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), puncak hujan meteor lyrid ini terlihat pada tengah malam 22 April 2020 hingga fajar 23 April 2020.

Bagaimana sobat MICROBES? Sudahkah kalian melihat fenomena ini?

Sumber:

https://www.liputan6.com/

https://www.cnnindonesia.com/