Mencegah Penyebaran Virus Corona dengan Desinfektan, Pentingkah?

Penulis: Natasya Geovani Andika

Editor: Dennys Kurniawan Lianto

Hai, Sobat MICROBES! Kalian pasti tahu dong apa itu virus Corona? Ya, virus corona atau yang sering disebut dengan COVID-19 merupakan virus yang menyebabkan gangguan pernapasan, pneumonia akut, hingga kematian. Nah, salah satu pencegahan penyebaran virus corona yang sedang marak dilakukan masyarakat  adalah dengan mendesinfeksi permukaan benda mati yang umum digunakan, seperti gagang pintu, meja, dan bahkan jalanan. Sebenarnya, pentingkah hal tersebut dilakukan? Yuk, kita bahas bersama!

Seperti yang kita ketahui, virus corona menyebar melalui udara, terutama dari tetesan cairan (droplet) yang dikeluarkan saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Tetesan cairan ini dapat menempel pada permukaan benda mati yang jika tersentuh oleh orang lain, maka orang tersebut dapat terinfeksi jika mereka menyentuh hidung, mata, atau mulut mereka.

Penggunaan desinfektan efektif dalam membunuh virus corona karena dapat menghancurkan lapisan lemak pelindung yang dimiliki oleh virus tersebut. Contoh desinfektan yang dapat digunakan adalah alkohol 62-71%, pemutih hidrogen peroksida, dan pemutih rumah tangga yang mengandung natrium hipoklorit.

Namun, tahukah kalian bahwa penggunaan desinfektan dapat menimbulkan efek negatif? Penelitian menyebutkan bahwa orang sering yang terpapar desinfektan rentan terkena penyakit pernapasan, contohnya asma. Selain itu, penyemprotan desinfektan ke area luas berulang kali juga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.

Sobat MICROBES, penggunaan desinfektan penting untuk mencegah penyebaran virus Corona. Namun, penggunaan yang berlebihan justru dapat menimbulkan dampak yang kurang baik bagi kesehatan maupun bagi lingkungan. Jadi, gunakan desinfektan secukupnya saja ya!

Sumber:

https://www.sciencemag.org/

https://www.bbc.com/