Media Informasi, Cerita, Referensi, Obrolan dan Berita Seputar FTb

Melacak Penyebaran Virus Corona lewat Aplikasi di Ponsel?

Melacak Penyebaran Virus Corona lewat Aplikasi di Ponsel?

Penulis : Lucia Idelia Ulina Tindaon

Editor : Dennys Kurniawan Lianto

Halo sobat MICROBES! Bagaimana social distancing kalian? Semoga betah ya guys di rumah. Seperti yang kita ketahui, belakangan ini virus corona (Covid-19) sedang menyebar dengan sangat cepat. Bahkan, orang-orang yang terkena virus ini juga tidak hanya orang dengan sistem imun yang lemah, orang yang terlihat sehat juga bisa terkena. Pelacakan pasien sendiri sudah tidak bisa lagi hanya mengandalkan data dari rumah sakit, terlebih jumlah pasien positif covid-19 makin hari makin bertambah. Berkaitan dengan hal tersebut, banyak pasien yang positif covid-19 pun tidak mengetahui bahwa orang terakhir yang mereka temui sebenarnya sudah terinfeksi oleh virus tersebut. Dari hal inilah muncul ide untuk melacak penyebaran virus ini dengan mendesain aplikasi “pelacak” untuk para pengguna ponsel, karena ke mana saja kita pergi pastinya selalu membawa ponsel.

Saat ini, beberapa perusahaan besar, sebut saja Facebook dan Google, sedang berupaya mengumpulkan data pribadi tiap pengguna, termasuk lokasi dan data kesehatan. Data-data tersebut akan digunakan untuk memetakan interaksi pengguna dan juga penyebaran covid-19, tetapi data tiap pengguna dipastikan hanya akan tersimpan di ponsel. Namun, sewaktu-waktu Departemen Kesehatan membutuhkan data tersebut maka pengguna harus mengirimkan data yang dibutuhkan.

Indonesia sendiri diketahui baru akan merilis aplikasi pelacak yang serupa.  Aplikasi ini dibuat untuk menjadi sarana pemerintah dalam penelusuran (tracing), pelacakan (tracking), dan pengisolasian (fencing) pasien covid-19. Aplikasi ini rencananya akan di-install pada ponsel pasien positif covid-19 yang kemudian akan mencatat pergerakan pasien tersebut selama 14 hari ke belakang. Aplikasi kemudian akan mendeteksi nomor ponsel yang pernah berada di sekitar pasien tersebut. Jika pasien positif covid-19 diketahui melewati batas lokasi isolasi, maka akan diberi peringatan lewat aplikasi tersebut yang sudah di-install pada ponsel pasien. Sedangkan untuk orang-orang yang terdeteksi pernah berada di sekitar atau satu lokasi dengan pasien positif, akan mendapatkan notifikasi lewat SMS. Penerima notifikasi harus menjalankan protokol orang dalam pantauan (ODP). Pemantauan ini tentunya digunakan untuk mengimbau masyarakat agar lebih menjaga jarak, demi meminimalisir penyebaran virus corona.

Sumber :

https://www.sciencemag.org/news/2020/03/cellphone-tracking-could-help-stem-spread-coronavirus-privacy-price

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=5&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjk3qOP27XoAhULOSsKHeYCAZEQFjAEegQIAxAB&url=https%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Fnews%2Fworld-asia-51866102&usg=AOvVaw2E3FfxJ633U8F-I0dXuxyl

https://tekno.kompas.com/read/2020/03/26/16464297/aplikasi-tracetogether-akan-diinstal-di-ponsel-pasien-positif-covid-19-di

 

« »