Three – Parent Baby

Oleh : Natasya Geovani Andika

Penyunting : Gracesica Florencia

Pada umumnya, sifat dan karakteristik bayi terbentuk dari penggabungan materi genetik kedua orangtua, yakni ayah dan ibu. Namun pada tahun 2016, seorang bayi terlahir dengan memiliki 3 DNA parental. Meskipun memiliki 3 DNA parental, bayi ini terlahir sehat dan normal. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Sindrom Leigh  menyebabkan kelainan genetik pada mitokondria. Ternyata ibu dari bayi ini mengalami Sindrom Leigh yang menyebabkan sang ibu terus mengalami keguguran. Padahal secara biologis, mitokondria ibu akan diturunkan sepenuhnya kepada anak. Untuk mengatasi masalah ini, Dr John Zhang melakukan teknik fertilisasi in-vitro atau yang biasa disebut bayi tabung dari 3 orangtua. Teknik ini menggunakan sel telur dari ibu dan mitokondria dari pendonor wanita yang kemudian dibuahi oleh sel sperma ayah. Dengan demikian, bayi tersebut akan mendapatkan DNA dari ayah, ibu, dan pendonor wanita.

Lahirnya bayi dengan 3 orangtua ini merupakan metode terobosan baru untuk mengatasi berbagai masalah genetik yang berasal dari DNA ibu. Metode ini pertama kali dilegalkan di Inggris. Meskipun memberikan dampak positif, teknik bayi tabung 3 orangtua ini juga menuai kontroversi dan kritikan dari beberapa pihak, terutama tentang dampak kesehatan bayi dalam jangka panjang. Hal ini dikarenakan bayi tersebut memiliki 2 sumber mitokondria, yakni dari ibu dan pendonor. Sampai sekarang masih dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai masalah tersebut. Bagaimana menurut kalian?

 

Sumber :

https://lifestyle.kompas.com/

https://www.voaindonesia.com/

https://www.newscientist.com/

https://www.biospace.com/